Juni 26, 2013

MAHASISWA: Studi dan Berorganisasi

Mahasiswa pada umumnya adalah orang-orang yang menutut ilmu di kampus, berusaha untuk mendapatkan nilai yang tinggi hingga dapat lulus dengan predikat cum laude. Tapi pengertian ini sudah tidak lazim di era sekarang. Jika kita sebagai mahasiswa seperti demikian, berarti kita melewatkan masa-masa transisi yang indah. Karena di era sekarang, jika hanya mengandalkan hardskill dianggap KALAH BERSAING jika tidak diimbangi dengan pengembangan SOFTSKILL.

Studi itu penting untuk menambah wawasan kita tentang suatu bidang ilmu. Namun, pengembangan softskill juga tidak kalah penting sebagai sarana untuk eksplorasi kemampuan diri sehingga dapat meningkatkan nilai jual diri yang positif. Berorganisasi dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mengembangkan potensi diri. Sebab, dengan berorganisasi kita mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat yang salah satu tujuannya dapat mengasah kemampuan speaking, lobbying, interactive, dan menjajal layaknya jadi pemimpin.

Bandingkan dengan mahasiswa yang hanya kutu buku, atau bisa dibilang KUPU-KUPU (Kuliah Pulang, Kuliah Pulang) ! Mereka tidak merasakan nikmatnya bersosialisasi, kehidupan sekretariat organisasi, panitia penyelenggara suatu acara, bertemu dengan pihak sponsorhip, dan kemampuan berbicara didepan umum yang lebih bagus ketimbang yang bukan "anak organisasi".

Memang, dengan memilih berorganisasi semasa kuliah itu sulit. Karena selain harus pintar membagi waktu, kita juga dituntut untuk selalu on the track dengan nilai kuliah yang minimal harus IPK 3,... Tapi, itulah sensasinya. Jika kita bisa melewati keduanya dengan baik, maka masa depan cerah di dunia selepas kuliah akan kita dapatkan dengan pengalaman-pengalaman kita selama berorganisasi di kampus. Pasti kelihatan bedanya kok antara orang yang full study oriented dengan organization oriented. Kata senior2 sih gitu...hehe :)

Jadi, kamu mau milih yang mana ??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar